Rabu, 25 September 2013

Cara Mengingatkan Imam yang Lupa | FiqhSyafi'i |

Cara Mengingatkan Imam yang Lupa

Seringkali ketika sedang berjama’ah seorang imam lupa rakaat shalat. Suatu misal dalam jama’ah shalat isya’ imam hendak berdiri lagi melanjutkan raka’at kelima, padahal jumlah rakaat sebenarnya telah sempurna empat rakaat. Bagaimanakah cara mengingatkannya?

Dalam kitab-kitab fiqih, ulama’ menjelaskan tentang tata cara mengingatkan imam yang sedang lupa. Mereka membedakan tata cara tersebut antara laki-laki dan perempuan. Untuk makmum laki-laki cukuplah membaca tasbih (Subhanallah…) dengan niat dzikir kepada Allah. Sedangkan bagi ma’mum perempuan dengan cara menepukkan telapak tangan kanan kebagian atas tangan kiri, sebagaimana penjelasan dalam Kitab Syarah Fathul Qarib. ﻓﻴﻘﻮل ﺳﺒﺢ اﻟﺼﻼة ﻓﻲ ﺷﻲء ﻧﺎﺑﻪ وإذا اﻟﺬﻛﺮ ﺑﻘﺼﺪ ﷲ ﺳﺒﺤﺎن

Jika seorang imam (Jama’ah laki-laki) lupa dalam shalat, maka ma’mum cukuplah bertasbih dengan niat dzikir ﺑﻀﺮب ﺻﻔﻘﺖ اﻟﺼﻼة ﻓﻲ ﺷﻲء ﻧﺎﺑﻬﺎ وإذا اﻟﻴﺴﺮى ﻇﻬﺮ ﻋﻠﻰ اﻟﻴﻤﻨﻰ

Jika seorang imam (Jama’ah perempuan) lupa dalam shalat, maka ma’mum cukuplah menepukkan telapak tangan kanan kebagian atas tangan kiri

Meski demikian perlu diingat dan digaris bawahi, jika seorang ma’mum dalam jama’ah shalat laki-laki mengingatkan imam dengan cara bertasbih dengan niat mengingatkan saja tanpa ada niat dzikir kepada Allah, maka shalatnya ma’mum tersebut dianggap batal. Atau jika dalam jama’ah perempuan menepukkan tangan dengan niat bermain-main, maka shalatnya juga dianggap batal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar