Cara Mengingatkan Imam yang Lupa | FiqhSyafi'i |
Cara Mengingatkan Imam yang Lupa
Seringkali ketika sedang berjama’ah seorang imam lupa rakaat shalat.
Suatu misal dalam jama’ah shalat isya’ imam hendak berdiri lagi
melanjutkan raka’at kelima, padahal jumlah rakaat sebenarnya telah
sempurna empat rakaat. Bagaimanakah cara mengingatkannya?
Dalam
kitab-kitab fiqih, ulama’ menjelaskan tentang tata cara mengingatkan
imam yang sedang lupa. Mereka membedakan tata cara tersebut antara
laki-laki dan perempuan. Untuk makmum laki-laki cukuplah membaca tasbih
(Subhanallah…) dengan niat dzikir kepada Allah. Sedangkan bagi ma’mum
perempuan dengan cara menepukkan telapak tangan kanan kebagian atas
tangan kiri, sebagaimana penjelasan dalam Kitab Syarah Fathul Qarib.
ﻓﻴﻘﻮل ﺳﺒﺢ اﻟﺼﻼة ﻓﻲ ﺷﻲء ﻧﺎﺑﻪ وإذا اﻟﺬﻛﺮ ﺑﻘﺼﺪ ﷲ ﺳﺒﺤﺎن
Jika seorang imam (Jama’ah laki-laki) lupa dalam shalat, maka ma’mum
cukuplah bertasbih dengan niat dzikir ﺑﻀﺮب ﺻﻔﻘﺖ اﻟﺼﻼة ﻓﻲ ﺷﻲء ﻧﺎﺑﻬﺎ وإذا
اﻟﻴﺴﺮى ﻇﻬﺮ ﻋﻠﻰ اﻟﻴﻤﻨﻰ
Jika seorang imam (Jama’ah perempuan)
lupa dalam shalat, maka ma’mum cukuplah menepukkan telapak tangan kanan
kebagian atas tangan kiri
Meski demikian perlu diingat dan
digaris bawahi, jika seorang ma’mum dalam jama’ah shalat laki-laki
mengingatkan imam dengan cara bertasbih dengan niat mengingatkan saja
tanpa ada niat dzikir kepada Allah, maka shalatnya ma’mum tersebut
dianggap batal. Atau jika dalam jama’ah perempuan menepukkan tangan
dengan niat bermain-main, maka shalatnya juga dianggap batal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar